Pengajian Bulanan DWP KBUMN - IIP BUMN, Bulan September 2022

Mengejar Dunia Tiada Henti


Alhamdulillah, pada hari Selasa, 6 September 2022 dilaksanakan Pengajian Bulanan DWP KBUMN – IIP BUMN dengan mengundang Ustadz Ahmad Abu Abdillah sebagai penceramah, dengan tema “Mengejar Dunia Tiada Henti”. Pengajian dimulai pada pukul 09.30 dengan terlebih dahulu menampilkan video Baksos Bantuan Infrastruktur dan Sarana Pendidikan Sekolah Paralel SD Lapinu, Sumba Timur, NTT. Dilanjutkan pembukaan acara oleh MC Ibu Tata Rudi Rusli, kemudian pembacaan Al Quran, Surat Asy Syura 20 dan Al Isra 18-19 dengan qori Ibu Husna Abdul Hadi dan saritilawah Ibu Rizki Roziqin. Peserta pengajian kali ini sebanyak 312 Orang.

 

Sebagai ringkasan dari Pengajian disarikan sebagai berikut,

»      Nikmat Allah tidak bisa terhitung, begitu banyaknya…

»      Siapa saja yang Allah inginkan untuknya kebaikan, maka akan Allah berikan kepahaman agama kepadanya.

 

Nikmat adalah setiap apa yang kita miliki hari ini, apakah sudah mendekatkan diri kita kepada Allah?

Musibah adalah Setiap apa yang kita miliki hari ini, semakin menjauhkan diri kita kepada Allah.

 

1.     Allah memberikan kecukupan dunia, kepada siapa yang Allah cintai dan orang-orang yang tidak Allah cintai. Allah memberikan keimanan dan ketaatan hanya kepada orang-orang yang dicintainya.

2.     Di sisi Allah, kehidupan dunia ini adalah hina (tidak ada nilainya). Oleh karena itu Allah juga memberikan kecukupan dunia kepada orang kafir.

3.     Bila hanya mengejar dunia, akan menghabiskan bagian kita di akhirat. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia saat ini, akan kami segerakan. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman maka mereka itulah yang Allah berikan balasan yang baik.

4.     Banyaknya dunia, bukan jaminan kebahagiaan. Jaminan kebahagiaan adalah dekat dan banyak mengingat Allah.

5.     Dunia yang kita miliki hari ini, akan musnah dan dihancurkan oleh Allah SWT. Maka harus kita belanjakan di jalan Allah.

 

Harta ada 3, 2 akan sirna dan 1 yang abadi, yaitu apa yang kita makan, apa yang kita pakai dan apa yang kita sedekahkan yang akan abadi

1.     Orang yang tamak dunia, tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang didapatkannya.

2.     Barangsiapa yang mengejar akhirat, pasti akan dikejar urusan dunia. Barangsiapa yang mengejar dunia, belum tentu akan mendapatkan dunia, apalagi untuk mendapatkan akhirat.

3.     Kekayaan yang sesungguhnya adalah rasa cukup di dalam hati.

4.     Dalam urusan dunia, berkacalah kepada orang yang berada di bawah kita.

5.     Allah memberikan kehidupan dunia, agar kita mencari kehidupan akhirat dengannya.

 

Sebagai manusia, kita harus waspada akan 3 dosa, yaitu hasad seperti kisah Habil dan Qabil, sombong (mmenolak kebenarad dan memandang rendah orang lain, serta ambisi dunia yang berlebihan, seperti kisah Nabi Adam.

 

 

 

Bagikan